Warren Buffett : Ini yang terjadi pada dunia jika perang dagang terus berlanjut

Warren Buffett : Ini yang terjadi pada dunia jika perang dagang terus berlanjut

 

Minggu (05/05 2018) kemarin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencuitkan bahwa akan menaikkan tarif impor china senilai US $200 miliar menjadi 25% pada jumat pekan ini.

Trump juga mengatakan, akan segera menaikkan tarif menjadi 25% bagi sekitar US$ 325 miliar barang China yang belum kena pajak.

Dalam cuitannya pada Senin kemarin, Trump menyatakan selama bertahun-tahun AS kehilangan US$ 600 miliar-US$ 800 miliar per tahun dalam perdagangan.

Dan dengan China kehilangan sekitar US$ 500 miliar. "Maaf, kami tidak akan melakukan itu lagi!" ujar Trump.

Perdagangan pasar saham utama jatuh di seluruh dunia pada hari Senin (06/05) sebagai sebuah feedback dari pernyataan presiden Trump.

 “Itu respons rasional,” kata Warren Buffett pada televisi CNBC.

Buffet merupakan salah satu investor ternama melalui Berkshire Hathaway Inc. Ia memiliki banyak investasi di perusahaan-perusahaan yang melakukan bisnis di China, termasuk Apple Inc dan menggenggam saham lebih dari US$ 50 miliar saham Apple, serta memiliki saham pada produsen mobil listrik China BYD Co.

Menurutnya, jika perang dagang benar - benar terjadi, hal tersebut akan membawa dampak buruk bagi seluruh dunia.

Meski ada kekhawatiran, Buffett mengatakan tak masuk akal bagi investor untuk menjual saham berdasarkan berita negatif. Ia menambahkan, AS dan China akan menjadi negara adidaya untuk 100 tahun ke depan dan keduanya akan selalu bersitegang.

Buffett juga mengatakan Amerika Serikat harus meningkatkan hubungan perdagangannya dengan Kanada dan Meksiko.
"Kami memiliki banyak dan banyak kepentingan bersama," katanya. "Perdagangan dengan Meksiko dan Kanada sangat penting.

Kita harus memperlakukan mereka sebagai tetangga, dan bukan musuh."

 

SUMBER:

- KONTAN

- REPUBLIKA

- OKEZONE