Saham-saham Blue Chip di BEI

Saham-saham Blue Chip di BEI

 

Untuk sebagian SMART Investor yang sudah lama terjun di dunia pasar modal dan saham, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah "Saham Blue Chip". Untuk para SMART Investor yang masih tergolong investor baru, pengertian dari saham Blue Chip bisa diartikan sebagai saham papan atas atau saham unggulan. 

Perusahaan dengan kategori saham blue chip ini adalah perusahaan besar, memiliki etos dan kinerja yang baik, fundamental yang baik serta dikelola oleh orang-orang professional. Selain itu, perusahaan ini juga bergerak di bidang industri di mana hasilnya dibutuhkan banyak orang. Sudah bisa dipastikan pula jika perusahaan kategori saham blue chip ini memiliki keuntungan yang besar dan secara rutin dibagikan kepada investor. Artinya, saham yang masuk dalam kategori ini adalah saham dengan angka kapitalisasi pasar yang besar yakni di atas Rp 40 triliun. Tentu, dengan nilai pasar saham sebesar itu, bukanlah perusahaan main-main atau abal-abal yang tergolong memiliki saham blue chip

Lalu, apa saja saham Blue Chip yang sering dijadikan pilihan oleh para investor saham? Bursa Efek Indonesi pada 

Berikut adalah 20 saham blue chip terbaru di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang banyak dipilih oleh para investor saham:

NoKodeNama Saham
1 ASII Astra International Tbk.
2 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk.
3 JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk.
4 WSKT Waskita Karya (Persero) Tbk.
5 UNTR United Tractors Tbk.
6 PTBA Bukit Asam Tbk.
7 TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
8 ADRO Adaro Energy Tbk.
9 CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk.
10 UNVR Unilever Indonesia Tbk.
11 KLBF Kalbe Farma Tbk.
12 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk.
13 GGRM Gudang Garam Tbk.
14 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk.
15 BBCA Bank Central Asia Tbk.
16 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
17 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk.
18 HMSP H.M. Sampoerna Tbk.
19 ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk.
20 MNCN Media Nusantara Citra Tbk.

Itulah beberapa nama perusahaan yang harus Anda ingat ketika ingin berinvestasi pada saham blue chip. Tapi, Anda juga perlu ingat bahwa setiap investasi tetap memiliki risiko. Jika Anda melihat grafik harga dari nama-nama yang masuk dalam daftar saham blue chip tersebut, maka Anda tetap akan menemukan bahwa pergerakan harga yang tidak selalu naik. Hal ini jelas wajar, karena kenaikan dan penurunan harga adalah bagian dari fluktuasi pasar.

Bedanya, meski harga saham fluktuatif, tetapi fundamental perusahan dan kinerja keuangan emiten blue chip umumnya akan tetap bagus. Akan tetapi 

Jadi, apa pilihan saham Blue Chip favoritmu? 

Jangan lupa untuk tetap investasi dan pilih saham sesuai dengan analisis fundamental dan analisis teknikalnya. 

---

sumber:

Bursa Efek Indonesia

Koinworks