Resolusi 2020: Siap Hadapi Inflasi dengan Investasi

Resolusi 2020: Siap Hadapi Inflasi dengan Investasi

 

Inflasi adalah kenaikan harga barang-barang yang disebabkan oleh merosotnya nilai uang. Laju inflasi selalu diawasi oleh banyak pakar ekonomi setiap saat, karena naik maupun turunnya laju inflasi akan menimbulkan dampak-dampak tertentu pada perekonomian suatu negara maupun dunia. Tak terkecuali dalam hal investasi.

Umumnya, semua pelaku ekonomi dan investor berusaha untuk sebisa mungkin menghindari inflasi, namun kenyataannya inflasi memang dapat selalu terjadi, hanya lajunya yang berbeda. Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin tinggi pula kenaikan harga barang-barang di pasaran. Kabar baiknya, Anda bisa menghadapi dampak tersebut dengan memilih instrumen investasi yang tepat. Tapi sebelum membahas lebih jauh mengenai cara menghadapi inflasi, apa saja faktor penyebab inflasi?

 

1. Inflasi karena Permintaan (Demand Pull Inflation)

Inflasi ini bisa terjadi karena permintaan atau daya tarik masyarakat yang kuat terhadap suatu barang. Inflasi terjadi karena munculnya keinginan berlebihan dari suatu kelompok masyarakat yang ingin memanfaatkan lebih banyak barang dan jasa yang tersedia di pasaran. Karena keinginan yang terlalu berlebihan itu, permintaan menjadi bertambah, sedangkan penawaran masih tetap yang akhirnya mengakibatkan harga menjadi naik.

 

2. Inflasi karena Kenaikan Biaya Produksi (Cost Push Inflation)

Inflasi ini disebabkan karena adanya dorongan kenaikan biaya produksi dalam jangka waktu tertentu secara terus menerus. Secara umum inflasi kenaikan biaya produksi ini disebabkan karena desakan biaya faktor produksi yang terus naik.

 

3. Tingginya peredaran uang

Inflasi yang terjadi karena uang yang beredar di masyarakat lebih banyak dibanding yang dibutuhkan. Ketika jumlah barang tetap sedangkan uang yang beredar meningkat dua kali lipat, maka bisa terjadi kenaikan harga-harga hingga 100%. 

Inflasi memang suatu hal yang selalu ada dan tidak bisa dihindari. Meskipun begitu, Anda tetap bisa siap dalam menghadapinya, yaitu dengan cara berinvestasi. Investasi saham atau investasi reksadana saham juga menjadi rekomendasi investasi untuk menghadapi inflasi. Selain karena investasi ini berjangka menengah hingga panjang, investasi saham kini juga mudah dilakukan berkat bantuan kemajuan informasi dan teknologi. Sama seperti emas, kini beberapa perusahaan dan bank juga membuka program tabungan saham sehingga Anda bisa lebih mudah melakukan investasi.

----

sumber: 

Finansialku.com