'Anti Rugi' dengan Reksa Dana Terproteksi

'Anti Rugi' dengan Reksa Dana Terproteksi

 

Pengertian Reksa Dana Terproteksi

Berdasarkan data Infovesta Utama, di Mei 2018 ada 36 produk reksadana baru di luar jenis penyertaan terbatas yang diterbitkan MI hingga 25 Mei 2018.

Produk yang paling banyak dirils adalah reksa dana terproteksi dengan jumlah 29 produk reksa dana.

Reksa Dana terproteksi atau Capital Protected Fund adalah, salah satu jenis reksa dana yang dimiliki oleh perusahaan pengelola aset di pasar modal.

Dimana jenis reksa dana ini memberikan proteksi atas modal investasi awal yang anda berikan jika sang pemilik unit tidak mencairkan atau menjual kepemilikannya hingga jatuh tempo tiba.

Reksadana terproteksi jadi produk reksadana yang terbanyak di keluarkan para MI karena selain jenis reksadana tersebut yang sudah populer, reksadana jenis ini juga jadi menarik karena menawarkan imbal hasil yang pasti ditengah volatilitas pasar saham dan obligasi yang tinggi.


 

Karakteristik Reksa Dana Terproteksi

Sama seperti jenis reksa dana lainnya, reksa dana terproteksi juga tentunya memiliki karakteristik dan juga keunikannya sendiri. Ini dia 3 karakteristik unik dari reksa dana terproteksi

1. Masa dan Unit yang terbatas

Karakteristik pertama yang dimiliki oleh reksa dana terproteksi adalah masa dan juga unit yang terbatas. Apa maksudnya?

Tidak seperti reksa dana konvensional pada umumnya. Masa penawaran dan juga nominal yang ditawarkan pada reksa dana ini cukup bisa dibilang terbatas.

Umumnya, masa penawaran yang dilakukan oleh Manajer Investasi adalah selama 120 hari kerja. Untuk jumlah unit penyertaan reksa dana yang ditawarkan biasanya bergantung kepada masing - masing kapasitas ketersediaan surat utang yang sudah menjadi tujuan investasi.

Jika masa penawaran dan juga jumlah unit yang ditawarkan sudah memenuhi kriteria atau melampaui batas.

Maka otomatis penawaran reksa dana terproteksi tersebut akan ditutup, dan tidak ada pihak yang bisa membelinya lagi.

Sama saja seperti jika kita membeli sebuah barang dengan sistem PO (Pre-Order), selama masa PO tersebut masih terbuka, maka kita sebagai pembeli masih bisa untuk memesan barang tersebut.

Namun jika masa PO nya sudah ditutup, kita sudah tidak bisa lagi memesan barang itu.


 

2. Terdapat Jatuh Tempo 

Adanya jatuh tempo? Loh? Seharusnya didalam reksa dana kan tidak ada yang namanya jatuh tempo?

Lagi - lagi, agak sedikit berbeda dengan jenis reksa dana lainnya. Khusus terproteksi memang ada jatuh tempo.

Jatuh tempo seperti apa itu?

Karena pada dasarnya reksa dana terproteksi adalah surat utang. Surat utang sudah pastinya memiliki jatuh tmpo.

Nah disaat jatuh tempo dari surat utang itu tiba, pihak Manajer Investasi itu akan membubarkan reksa dana nya. Pembubaran ini lah yang disebut sebagai jatuh tempo reksa dana terproteksi.


 

3. Adanya Indikasi Return

Karakteristik ketiga yang menjadi keunikan dari reksa dana terproteksi adalah, reksa dana ini diperbolehkan memberikan indikasi return atau keuntungan.

Jika reksa dana pada umumnya tidak boleh menjanjikan angka keuntungan, dan hanya mencantumkan persentase kinerja tahun sebelumnya.

Nah, pada reksa dana ini besaran indikasi return harus dicantumkan dalam prospektus dan boleh disampaikan kepada calon investor.

Namun tetap harus dijelaskan bahwa terdapat risiko-risiko dalam investasi di reksa dana terproteksi, sehingga indikasi return mungkin bisa saja berubah.


 

Mekanisme dan Aturan Main

Untuk aturan main dari produk ini sendiri, ternyata sudah diatur sedemikian rupa oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi walaupun berbeda dengan jenis produk lainnya, para nasabah tidak perlu ragu untuk berinvestasi dan juga menanamkan modalnya pada produk jenis terproteksi karena regulasi dan aturannya sudah sangat jelas.

Produk ini mirip dengan deposito, bedanya kalau deposito yang menentukan jangka waktu pihak bank, sementara kalau reksadana jatuh tempo ditentukan oleh manajer investasi.

Di sini bank bisa juga sebagai agen penjual reksadana, jika bank sebagai agen penjual maka fungsi bank hanya sebatas menyampaikan semua kebijakan perusahaan manager investasi kepada nasabah.

Selain itu, aturan terpentingnya dan yang paling membuat reksa dana terproteksi menjadi spesial adalah reksa dana ini akan memproteksi 100% nilai dana nasabah yang di investasikan di awal pada saat jatuh tempo dengan jangka waktu investasi yang sudah ditentukan.


Bagaimana Reksa Dana Terproteksi bisa melindungi seluruh nilai pokok investasi? Baca selanjutnya di link berikut ini --> Reksa Dana Terproteksi Melindungi Nilai Pokok Investasi

 

 

 

SUMBER:

CERMATI

Ekonomi KOMPAS

DUWITMU.com

INVESTASI KONTAN

FINANSIALKU