Pertemuan Jokowi - Prabowo dan Hubungannya dengan Ekonomi RI

Pertemuan Jokowi - Prabowo dan Hubungannya dengan Ekonomi RI

Presiden Indonesia terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya bertemu untuk pertama kalinya pada hari Minggu 14 Juli 2019 di stasiun MRT Lebak Bulus, setelah berkompetisi pada pemilihan presiden (pilpres) 2019-2024 lalu.

Kedua tokoh ini menggelar pertemuan 17 hari setelah pengumuman MK yang jatuh pada tanggal pada 27 Juni 2019.

Pertemuan kedua tokoh ini dinilai dapat disambut sebagai salah satu langkah yang baik oleh berbagai pihak memberi nilai positif bagi Indonesia salah satunya dari sektor ekonomi.

 

Apa saja dampak positif yang dihasilkan dari pertemuan tersebut?

 

1. Pengusaha Sumringah

Pertemuan keduanya seakan menyudahi kegaduhan perpolitikan yang berkepanjangan. Dengan selesainya kondisi ini membuat para pelaku usaha merasa lega dan optimistis perekonomian serta iklim investasi Indonesia kedepannya akan semakin bergairah dan tumbuh. Sehingga, hal ini akan mendorong para investor untuk tidak ragu lagi menanamkan modalnya di Indonesia dan berinvestasi untuk menunjang perekonomian yang lebih baik kedepannya.

Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia mengatakan, pertemuan tersebut menimbulkan konfiden yang besar di kalangan dunia usaha dan pasar. Ia pun optimis pertemuan itu akan membawa sentimen positif di pasar saham dan nilai tukar pekan depan.

"Kita dari dunia usaha menyambut baik. Kita optimistis investor tidak lagi wait and see lagi. Investor dan pasar kan lihat bahwa ternyata politik kita sudah matang. Demokrasi kita juga sudah proven," kata Bahlil melalui keterangan resminya, Minggu (14/7).

Bahlil Lahadalia optimis investor akan memiliki keyakinan yang kuat untuk masuk dan berinvestasi ke Indonesia. Selama ini, investor masih menunggu menyusul lamanya Pilpres dan tahap-tahapannya sejak tahun lalu.

 

2. Menguatnya Nilai Tukar Rupiah

Pertemuan antara keduanya berhasil membuat mata uang garuda terbang dan menguat di hari Senin 15 Juli 2019.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dicatatkan menguat ke angka Rp 13.921 dan meninggalkan level Rp 14.000 per dolar AS. Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.916 per dolar AS hingga 13.993per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 3,18 persen.

Namun Pengamat Ekonomi INDEF Bhima Yudhistira, masih ada faktor lain yang turut menunjang kenaikan nilai tukar rupiah hari ini yaitu soal adanya harapan rilis neraca dagang BPS hari ini surplus, adanya penurunan dolar index dalam sepekan terakhir karena investor melepas kepemilikan aset berdenominasi dolar menyusul sinyal The Fed yang akan memangkas bunga acuan.

Selain itu, pembacaan visi misi oleh presiden terpilih 2019-2024 Joko Widodo juga turut andil menguatkan mata uang rupiah

 

3. Rekonsiliasi Politik

Pertemuan yang terjadi antara kedua belah pihak memberi harapan akan adanya rekonsiliasi politik, alias memulihkan hubungan politik yang sebelumnya dianggap memanas.

Dengan pulihnya keadaan politik di Indonesia, maka diharapkan juga kondisi ekonomi juga secara langsung dapat berangsur stabil sehingga mendorong berbagai perilaku ekonomi seperti investasi dan lainnya.

 

4. Sikap Teladan Bagi Milenial

Mentri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pertemuan ini membuat pembelajaran bagi masyarakat umum dan para pelajar, karena meskipun telah menjalani kompetisi, kedua tokoh tersebut tetap saling menghormati.

"Itu (pertemuan) adalah suatu refleksi yang sangat baik terutama untuk mahasiswa di sini generasi muda itu adalah wajah dan bentuk pembelajaran kenegarawanan yang akan dilihat dan bagi banyak generasi muda akan dipelajari,"


Nah, kesimpulannya ternyata pertemuan antara kedua tokoh yaitu Jokowi dan Prabowo membawa banyak dampak positif, salah satunya yaitu dalam dunia ekonomi khususnya investasi.

Berkat pertemuan keduanya, iklim investasi menjadi lebih stabil. Mumpung lebih stabil nih SMART Investor, sudah waktunya lanjut lagi mulai investasi di pasar modal dan menghentikan aksi wait and see!

Untuk informasi lebih lanjut mengenai investasi di dunia pasar modal seperti reksadana atau investasi saham, silahkan kunjungi website www,sinarmas-am.co.id atau www.sinarmassekuritas.co.id :)

 

 

 

SUMBER: 

Merdeka.com

CNBC

Republika

Kontan

Okezone

Detik