Mekanisme dan Aturan Main Reksa Dana Terproteksi

Mekanisme dan Aturan Main Reksa Dana Terproteksi

 

Bagaimana Reksa Dana Terproteksi Bisa Melindungi Seluruh Nilai Pokok Investasi?

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai peraturan terpenting dalam reksa dana terproteksi.

Nah sebelum melanjutkan untuk membaca artikel ini, SMART Investor direkomendasikan untuk membaca artikel sebelumnya dahulu mengenai pengertian dasar dan juga karakteristik dari reksa dana terproteksi itu sendiri.

Klik link berikut ini untuk membaca artikelnya --> https://www.ajarinvestasi.com/reksa-dana-terproteksi-pilihan-investasi-aman-untuk-pemula


Nah setelah membaca artikelnya, kini saatnya melanjutkan pokok pembahasan yang lebih dalam mengenai reksa dana terproteksi.

Jika nilai pokok investasinya dilindungi, apakah sang Manajer Investasi tidak merugi?

Hmm.. Logika nya, jika merugi para Manajer Investasi tidak akan lagi menyediakan produk ini untuk nasabah kan?

Lalu, kok bisa sih tidak rugi?

Manajer Investasi meminimalisir kerugian dengan cara melakukan investasi secara pasif.

Yaitu dengan membeli obligasi dan menahan nya hingga jatuh tempo.

Obligasi juga merupakan jenis investasi yang aman sehingga bisa digunakan sebagai penjamin nilai pokok investasi nasabah reksadana terproteksi.

Strategi yang diterapkan pada reksa dana terproteksi adalah strategi investasi pasif, yaitu dengan cara membeli sejumlah obligasi dan memegangnya hingga jatuh tempo.

Nah, dana pokok investor ini bakal kembali seutuhnya apabila penerbit obligasi (obligor) melunasi seluruh utangnya saat jatuh tempo.

 

Kerugian Reksa Dana Terproteksi

Meskipun nilai pokok investasi akan diproteksi oleh pihak Manajer Investasi, bukan berarti reksa dana jenis ini tidak berisiko.

Risiko sudah pasti akan tetap ada di setiap yang namanya investasi. Lantas apa saja risiko reksa dana terproteksi?

1. Turunnya harga obligasi akibat Obligor gagal melunasi utang obligasi

2. Tindakan investor mencairkan dana investasi sebelum jatuh tempo, saat harga obligasi di bawah harga pembelian. Biasanya investor sedang butuh dana atau membuat alokasi investasi di tempat lain.

3. Sebab lain adalah investasi reksa dana terpoteksi terdiri atas obligasi dan unsur lain, seperti pasar uang dan saham, sehingga nilai imbal balik invetasi tergantung dari unsur lain tersebut. Potensi kerugian terjadi saat pembayaran obligasi lancar, unsur lain malah mengalami kerugian yang lebih besar ketimbang keuntungan dari pembayaran obligasi.

 

Tetap Hati - Hati, Proteksi Bukan Garansi

Meskipun ada beberapa aturan khusus mengenai reksa dana ini seperti proteksi nilai pokok investasi, SMART Investor tetap harus berhati - hati dalam memilih produk reksa dana terproteksi.

Karena tetap saja, proteksi diatas tidak bisa dijadikan sebuah garansi. Namun bagi investor yang masih pemula dan baru ingin terjun di dunia reksa dana, jenis produk ini bisa menjadi salah satu pertimbangan yang bagus untuk dipilih karena tingkat risiko nya yang rendah hingga menengah.

Bagaimana nih SMART Investor?

Sudah siap untuk berinvestasi di reksa dana terproteksi?

Untuk info lebih lanjut mengenai reksa dana terproteksi silahkan menghubungi Customer Service Sinarmas Asset Management di nomor 021 5050 7000 pada hari dan jam kerja, atau bisa langsung saja datang ke cabang terdekat kami.

Selamat Berinvestasi!

 

 

 

SUMBER: 

Cermati

Kompas

duwitmu.com

kontan

finansialku