Market Highlights Pasar Modal 5 November 2018

Market Highlights Pasar Modal 5 November 2018

 

 Global Highlights

1. Pergerakan pasar saham Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan kemarin dipengaruhi sentimen dari kemungkinan munculnya babak

    baru dalam perang tarif impor antara AS dan China

2. Investor mengkhawatirkan pertumbuhan ekonomi AS akan terganggu di tengah tensi dagang yang belum juga menemukan titik terang

    serta tren kenaikan suku bunga AS

3. Perlahan namun pasti, dampak perang dagang mulai dirasakan oleh perusahaan - perusahaan di AS.

    Salah satunya yaitu perusahaan otomotif General Motor Company (GM) yang memangkas jumlah karyawannya di Amerika Utara

4. Perkembangan terbaru jelang pertemuan KTT G-20, Trump dikabarkan tengah kebingungan untuk memutuskan langkah selanjutnya

    terkait kebijakan dagang dengan China atas dasar keinginan ideologisnya

 

Domestic Highlights

1. Perkembangan dari pasar saham domestik menunjukkan IHSG pada Jumat (2/11) ditutup naik sebesar 2,10% ke posisi 5.906,29

2. Rupiah berdasarkan kurs BI JISDOR menguat ke level Rp 15.089/USD

Beberapa perkembangan dari dalam negeri lainnya, yaitu:

1. Hasil kesepakatan dari pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali;

2. Neraca dagang September 2018 mencatatkan surplus USD227,1 Juta;

3. Kemenkeu: utang pemerintah bulan September sebesar Rp 4.416 Triliun

4. Menkeu RI: Perubahan asumsi nilai tukar tahun 2019 karena tekanan global pada rupiah yang diperkirakan akan berlanjut

5. BPS: Inflasi Oktober 2-18 tercatat sebesar 0,28% (mom)

6. Pertumbuhan investasi pada kuartal III-2018 tercatat Rp 173,8 triliun;

7. BI: Uang beredar tumbuh meningkat pada September 2018

8. Industri manufaktur tumbuh ekspansif pada kuartal III-2018

9. DPR mengesahkan RAPBN 2019

10. KSSK: Stabilitas sistem keuangan kuartal III-2018 terjaga

11. Dua kementrian menetapkan strategi untuk menekan defisit transaksi berjalan

12. Pemerintah mengkaji insentif baru usaha joint venture dengan asing untuk menarik penanaman modal asing

13. Pemerintah menyiapkan kebijakan untuk menatasi defisit DJS Kesehatan

14. Pemerintah telah menyalurkan 81% Kredit Usaha Rakyat per September 2018

15. Bunga penjaminan LPS di bank umum naik menjadi 6,75%

16. Pemerintah tawarkan Sukuk Tabungan ST-002 dengan kupon minimal 8,3%


Nah demikian analisis Market Highlights yang sudah dirangkum.. Yuk selalu lakukan analisis mendalam sebelum mulai untuk berinvestasi di pasar modal :)

SUMBER: Indonesia Stock Exchange