IHSG Meroket Sepekan Terakhir, Tiga Reksadana Saham Ini Ikut Terbang

IHSG Meroket Sepekan Terakhir, Tiga Reksadana Saham Ini Ikut Terbang

 Harga Saham Gabungan (IHSG) terapresiasi 2,35 persen dengan ditutup pada level 6.012,350 dalam kurun waktu Sepekan kemarin Tanggal 12-16 November 2018.

Kinerja positif yang berhasil dicetak oleh IHSG satu minggu terakhir, ternyata juga membawa keberuntungan lain yaitu berbondong - bondongnya investor asing yang berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan pembukuan pembelian bersih investor asing (net buy) yang mencapai senilai Rp3,38 triliun.

Kinerja reksadana saham pun turut mengekor kinerja IHSG yang positif. Berdasarkan data Bareksa, indeks reksadana saham tercatat mengalami kenaikan 1,65 persen, dan indeks reksadana saham syariah menguat 1,39 persen.

Tiga reksadana yang dikelola oleh PT Sinarmas Asset Management  juga berhasil mencetak kinerja yang outperform jika dibandingkan dengan IHSG, yaitu return diatas 4%.

Apa saja ketiga reksadana tersebut?

 

1. Simas Syariah Unggulan

Simas Syariah Unggulan menjadi produk reksadana saham dengan return tertinggi dalam sepekan kemarin yakni 9,18 persen. Produk yang diluncurkan sejak 8 Agustus 2014 ini, per Oktober 2018 telah memiliki dana kelolaan (asset under management/AUM) senilai Rp117,48 miliar

Beberapa saham yang menjadi top holdings reksadana tersebut :

• PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS)
• PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)
• PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)
• PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA)
• PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)   

Reksadana saham ini dapat dibeli di Bareksa dengan minimal pembelian awal Rp200.000

 

2. Simas Danamas Saham

Simas Danamas Saham menjadi produk reksadana saham dengan return tertinggi kedua dalam sepekan kemarin yakni 4,46 persen. Produk yang diluncurkan sejak 5 Oktober 2007 ini, per Oktober 2018 telah memiliki dana kelolaan (asset under management/AUM) Rp213,84 miliar.

Beberapa saham yang menjadi top holdings reksadana tersebut :

• PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
• PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
• PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
• PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
• PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Reksadana saham ini juga dapat dibeli di Bareksa dengan minimal pembelian awal Rp200.000.

 

3. Simas Saham Unggulan

Simas Saham Unggulan menjadi produk reksadana saham dengan return tertinggi ketiga dalam sepekan kemarin yakni 4,34 persen. Produk yang diluncurkan sejak 18 Desember 2012 ini, per Oktober 2018 telah memiliki dana kelolaan (asset under management/AUM) Rp1,97triliun.

Beberapa saham yang menjadi top holdings reksadana tersebut :

• PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
• PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
• PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
• PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
• PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Reksadana saham ini dapat dibeli di Bareksa dengan minimal pembelian awal Rp200.000.


Nah, ternyata sudah terbukti kan kinerja dari Reksadana Saham Sinarmas Asset Management. Yuk segera persiapkan target jangka panjang Anda bersama Reksadana Saham Sinarmas Asset Management.

Download Aplikasi Simas Fund untuk pengalaman berinvestasi semudah beli pulsa, dalam satu genggaman!

 

SUMBER: BAREKSA