Iklim Investasi Membaik, Akan Disayangkan Jika Seseorang Tidak Mengambil Peluang untuk Berinvestasi.

Iklim Investasi Membaik, Akan Disayangkan Jika Seseorang Tidak Mengambil Peluang untuk Berinvestasi.

 

Iklim investasi di tahun 2019 diperkirakan akan membaik jika dibandingkan dengan tahun yang lalu. "Kami melihat iklim investasi di Indonesia pada tahun 2019 akan lebih baik dari tahun 2018,” ujar Alex Setyawan WK, Direktur Utama PT Sinarmas Asset Management.

Nah, bagaimana dengan rencana investasi anda sepanjang tahun 2019 yang telah berjalan 3 bulan ini?

Rasanya akan sangat disayangkan jika mengabaikan kesempatan untuk investasi, ditengah membaiknya pertumbuhan ekonomi di Indonesia seperti sekarang.

Melihat fenomena cerahnya iklim investasi seperti sekarang, terdapat 3 faktor pendukung yang cukup mempunyai andil besar.

Ketiga faktor tersebut adalah

1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Solid

Faktor kedua adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid didukung oleh konsumsi dalam negeri di mana pada tahun 2019 ini pengeluaran pemerintah akan fokus mendukung konsumsi kelas menengah ke bawah. Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang naik 100,6% yoy.

2. Melemahnya Prospek Pertumbuhan Ekonomi AS

Melemahnya prospek pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat (AS) dan negara maju menjadi faktor pemicu untuk peralihan dana ke negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia.

Sekadar informasi, sejak awal tahun hingga 15 Februari 2019, Indonesia telah menerima dana asing sebesar US$ 2,8 miliar.

3. Tahun Politik Indonesia 

Di Tahun Politik, Indonesia memiliki kecenderungan peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang didukung pertumbuhan laba. Hal ini terbukti dengan kenaikan IHSG sebesar 44%, 87% dan 22% pada tahun politik 2004, 2009 dan 2014 lalu secara berturut-turut.

 

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Investasi

1. Perhatikan dan Pahami Pasar

Beberapa kinerja reksa dana, terkadang sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi atau kondisi pasar modal di Indonesia sendiri.

Oleh karena itu, dengan mengetahui dan memahami kondisi pasar, anda jadi lebih memiliki bekal untuk tahu kapan waktu yang tepat bagi saya untuk berinvestasi, atau kapan waktu yang tepat bagi saya untuk melakukan pencairan dana.

Dengan memahami kondisi pasar, anda sebagai investor juga lebih bisa meminimalisir adanya kerugian dalam berinvestasi.

 

2. Periksa Profil Risiko

Biasaya, pada tahap awal saat anda ingin berinvestasi reksa dana, anda akan diberikan beberapa pertanyaan sederhana mengenai reksa dana.

Dan dari jawaban - jawaban tersebutlah muncul profil risiko atau seperti apakah karakteristik anda sebagai investor.

Setiap investor biasanya memiliki profil risiko yang berbeda - beda. Dan setiap profil risiko memiliki rekomendasi produk reksa dana yang cocok.

Maka dari itu, memperhatikan atau mengingat profil risiko anda sangat penting untuk dilakukan karena berhubungan erat dengan pemilihan produk di kemudian harinya.

3. Pilih Produk yang Sesuai

Anda harus mengenali seluk beluk mengenai investasi reksadana. Kumpulkan secara mendetail informasi mengenai kelebihan serta kekurangannya, serta kenali juga bagaimana potensi investasi tersebut di masa yang akan datang.

Sebab jika Anda tidak mengenalnya dengan baik sebagaimana pepatah lama mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”. Hasilnya adalah Anda tidak akan mendapatkan informasi secara jelas mengenai apakah reksadana itu.

Selain itu, agar tujuan utama dari investasi dapat tercapai, pemilihan produk reksa dana juga sangat penting andilnya.

Contohnya, jika anda memiliki orientasi investasi untuk jangka panjang, produk reksa dana campuran dan juga reksa dana saham bisa jadi produk yang direkomendasikan.


Jenis Investasi yang Tepat untuk Investor Pemula

Bagi anda investor pemula yang tertarik dan memiliki keinginan untuk berinvestasi di dunia pasar modal, produk reksa dana bisa jadi salah satu pilihan yang tepat.

Selain portofolio investasi yang beragam untuk meminimalisir kerugian, modal awal investasi yang cukup terjangkau yaitu Rp 100.000,- , nasabah juga tidak perlu repot untuk memilah - milah kemana dana mereka akan di investasikan. Karena akan di manage oleh sang manajer investasi.

Untuk mengetahui produk reksadana apakah yang cocok bagi anda, anda dapat menghubungi dan berkonsultasi melalui chat Whatsapp for Business Official Sinarmas Asset Management di nomor berikutini 0888-5050-700

 

 

SUMBER:

Kontan