Dana darurat, berapa yang harus disiapkan?

Dana darurat, berapa yang harus disiapkan?

Hidup kita pasti tidak lepas dari kejadian-kejadian yang tidak terduga atau diluar prediksi kita. Untuk mengantisipasi hal tersebut, setiap orang memang diharuskan memiliki dana darurat. Dana darurat adalah dana yang disiapkan diluar kebutuhan sehari-hari, guna melindungi kita dari jeratan hutang. Menurut Moneycrashers.com, dana darurat dapat dikategorikan menjadi 2, yaitu sebagai berikut:

#1 Short-term emergency fund

Short-term emergency fund  atau dana darurat jangka pendek adalah dana yang tersedia untuk keadaan darurat yang dibutuhkan segera.

Mengingat kebutuhannya yang segera, maka tentunya dana darurat ini harus mudah diakses. Sebagai contoh kamu dapat menyimpannya dalam sebuah tabungan yang bisa diambil menggunakan kartu debit kapan saja dimana saja.

Tujuan dari dana darurat jangka pendek adalah untuk keadaan darurat yang lebih kecil, misalnya saat mobil mogok dan membutuhkan reparasi, atau kebocoran di langit-langit rumah.

Dana darurat tipe ini juga terkadang digunakan sebagai cadangan saat kamu menunggu dana darurat jangka panjang bisa dicairkan dalam kondisi keadaan darurat yang ekstrim.

#2 Long-term emergency fund 

Long-term emergency fund  atau dana darurat jangka panjang memungkinkanmu untuk menabung demi keadaan darurat dalam skala besar atau ekstrim, seperti Putus Hubungan Kerja (PHK) atau renovasi rumah akibat bencana alam seperti gempa bumi dan banjir.

Kemudahan akses tetap merupakan hal penting disini, namun kamu bisa memilih instrumen investasi yang lebih menguntungkan (yang umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicairkan).

DENGAN SYARAT kamu sudah memiliki dana darurat jangka pendek untuk mengatasi masa pencairan tersebut.

Pertanyaan yang banyak muncul dari SMART Investor mengenai dana darurat adalah mengenai jumlahnya. Sebenarnya berapa banyak dana darurat ideal yang harus disiapkan?

Idealnya, jumlah dana darurat dihitung berdasarkan rata-rata biaya hidup seseorang dan bagaimana kondisi atau status orang tersebut.

Sebagai contoh, seseorang yang single dan seseorang yang sudah memiliki pasangan tentunya memiliki pengeluaran yang berbeda pula.

Oleh karena itu, umumnya jumlah dana darurat ideal yang disarankan adalah sebagai berikut ini:

 

  • 6x biaya hidup rata-rata untuk single atau belum memiliki pasangan dan keluarga

 

  • 9x biaya hidup rata-rata untuk pasangan belum memiliki anak

 

  • 12x biaya hidup rata-rata untuk keluarga dengan 1-2 anak/tanggungan

 

Namun jumlah ini bisa ditambah dengan adanya kondisi-kondisi tertentu, misalnya berdasarkan usia. Namun diingatkan untuk tidak menyimpan dana darurat jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan. Mengapa?

Tentunya karena dana darurat cenderung hanya disimpan pada sebuah instrumen investasi yang aman dan likuid, sehingga umumnya tidak menguntungkan.

Kelebihan uang tersebut lebih baik Anda manfaatkan untuk hal lain, misalnya investasi yang akan membawa keuntungan bagi Anda.

Tetapi bagi Anda yang masih kebingungan dengan berapa biaya hidup rata-rata selama ini, mulailah dengan mencatat pengeluaran dan pemasukan agar keuangan Anda lebih tertata.

---

Sumber: Finansialku