Bursa Efek Indonesia luncurkan 3 indeks baru tahun ini, apa saja?

Bursa Efek Indonesia luncurkan 3 indeks baru tahun ini, apa saja?

Di Tahun 2019 ini, untuk meningkatkan pertumbuhan Exchange Traded Fund (ETF), Bursa Efek Indonesia (BEI) siapkan berbagai relaksasi untuk manajemen investasi.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menyatakan, salah satu yang disiapkan yakni dibentuknya dua indeks baru yang akan dirilis pada bulan Agustus 2019 mendatang. Selain kedua indeks tersebut, terdapat juga salah satu indeks yang masih digodok dan direncanakan untuk kedepannya. Apa saja ketiga indeks tersebut?

Dua diantara 3 indeks yang rencana nya akan diluncurkan yakni IDXValue30 dan IDXGrowth30. Peluncuran kedua indeks ini dinilai sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan pengembangan usaha dan bisnis di industri investasi Tanah Air.

Nah di artikel kali ini, ajarinvestasi juga akan membahas versi lebih lengkap. Simak terus ya!

 

1. IDXValue30

IDX Value 30 akan diambil dari dari saham-saham yang terdaftar di IDX 80, dengan size dan market cap yang sudah tersaring dan cukup likuid.

Saham anggota indeks ini dipilih berdasarkan price to book value (PBV) dan Price to earning ratio (PER) dari yang tertinggi hingga yang terendah.

IDXValue30 akan memasukan saham dengan PBV dan PER rendah. BEI pun sudah memasukkan bobot free float 100%, dengan begitu akan terlihat saham mana saja yang mengalami likuid.

Maka dari itu IDXValue30 akan menjadi wadah saham-saham yang murah tetapi tetap memiliki fundamental yang baik.

IDX value 30 menjadi indeks yang rencana nya dilaunching pada Agustus mendatang.

 

2. IDXGrowth30

Indeks kedua selain IDX Value 30 yang rencana nya akan di launching pada Agustus 2019 nanti adalah IDX Growth 30. Apa itu IDX Growth 30?

Untuk Indeks ini sendiri, adalah indeks yang merupakan saham dengan PER diatas rata-rata.

IDX Growth 30 dianggap bisa memberi gambaran bagi investor di antara 80 saham IDX80 yang valuasinya terlalu tinggi.

Banyak analis beranggapan bahwa munculnya kedua indeks terbaru ini akan sangat menarik minat investor saham yang hobi mencari portofolio saham dengan harga murah namun likuiditasnya baik.

 

3. Green Index

Nah indeks ketiga yang sedang direncanakan oleh BEI adalah Green Indeks.

Kenapa sih dinamakan Indeks Hijau? Penamaan indeks ini berkaitan dengan isinya, yaitu saham - saham emiten ramah lingkungan.

BEI memilih saham konstituen ini bersama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati).

ndeks ini tentu akan banyak perbedaan dengan indeks yang sudah dikeluarkan Kehati, SRI-KEHATI.

Yang membedakannya yaitu BEI memberikan label green pada emiten yang memenuhi standar environmental, social and governance (ESG).

Green index ini bisa menjadi alternatif investasi terhadap pembangunan kelanjutan atau sustainable development goals (SDG).

Label berstandar ESG juga diyakini dapat bermanfaat bagi para investor. Pasalnya, green company umumnya adalah perusahaan yang sudah mapan dan stabil, sehingga membuat kinerjanya relatif baik.

 

Itu dia ketiga indeks terbaru dari Bursa Efek Indonesia di tahun 2019. Penasaran gak sih apa saja emiten yang akan ada didalamnya? Kita tunggu saja tanggal peluncurannya :)

 

SUMBER:

kontan

Finansialku