Apa itu Inflasi dan Faktor Penyebabnya

Apa itu Inflasi dan Faktor Penyebabnya

Bicara tentang ekonomi, kosa kata inflasi pasti udah gak asing lagi dong di telinga?

Sebagai warga negara kita semua pasti termasuk dalam pelaku ekonomi karena sehari - hari sudah pasti kita melakukan kegiatan ekonomi. Seperti berbelanja ke pasar,pergi makan ke restoran, atau bahkan membeli baju di sebuah pusat perbelanjaan.

Tapi, sebenarnya SMART Investor tahu gak sih apa yang dimaksud dengan inflasi? dan kenapa inflasi bisa terjadi?

"Inflasi memiliki arti yaitu kenaikan harga umum secara terus-menerus dalam periode tertentu."

Dengan adanya inflasi, nilai tukar mata uang negara kita akan semakin kecil atau menurun dari waktu ke waktu.

Sebagai contoh,  dahulu dengan uang 500 rupiah saja kita sudah bisa membeli 1 bungkus gado - gado loh. Tapi di tahun 2018 seperti sekarang? hmmmm…..


Nah kira - kira apa sih yang membuat nilai tukar mata uang kita semakin menyusut? Padahal, kalau dipikir - pikir, enak banget ya semuanya terkesan lebih murah.

Simak yuk alasannya dibawah ini

 

1. Meningkatnya Kebutuhan (Demand Pull Inflation)

Salah satu penyebab inflasi adalah banyaknya atau meningkatnya jumlah permintaan dari masyarakat terhadap suatu komoditas barang tertentu.

Apalagi, Indonesia dikenal sebagai salah satu dengan pola hidup masyarakat yang konsumtif, sehingga peningkatan kebutuhan atau demand tentu mungkin saja terjadi.

 

2. Meningkatnya jumlah uang beredar di masyarakat

Inflasi terjadi jika pemerintah mencetak uang baru untuk menutupi anggaran negara yang defisit.

Pencetakan uang baru bisa menyebabkan jumlah uang yang beredar lebih banyak dan tidak seimbang dengan jumlah barang dan jasa sehingga harga-harga akan naik (inflasi).

Jika jumlah barang tetap akan tetapi jumlah uang uang yang beredar lebih besar dua kali lipat maka harga barang pun akan menjadi lebih mahal dua kali lipat.

 

3. Kondisi Ekonomi dan Politik negara

Faktor penyebab inflasi yang ketiga adalah kondisi ekonomi dan politik di sebuah negara.

Bagaimana kondisi ini bisa mempengaruhi tingkat inflasi?

Situasi ekonomi dan politik di suatu negara juga dapat mempengaruhi adanya inflasi. Bila suatu negara dalam kondisi yang tidak aman, harga-harga barang di negara tersebut cenderung mahal.

Hal ini juga pernah terjadi di negri kita ketika ada kekacauan politik dan ekonomi pada tahun 1998. Pada masa tersebut, level inflasi di Indonesia mencapai 70%, padahal level inflasi yang normal berkisar antara 3 hingga 4%.

 

Research 8 Oktober 2018

 

4. Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah yang kurang tepat bisa memicu timbulnya inflasi.

Misalnya, jika pemerintah menetapkan aturan (syarat) pemberian kredit yang terlalu longgar, maka bisa dipastikan akan lebih banyak pengusaha yang mendapat kredit atau pinjaman uang.

Akibatnya, jumlah uang yang beredar terlalu banyak sehingga memicu timbulnya inflasi.


Nah itu dia definisi dan juga 4 faktor yang dapat menyebabkan inflasi. Ingin tahu lebih lanjut lagi mengenai inflasi? Terutama bagaimana cara untuk menahan laju inflasi? Simak terus ya artikelnya hanya di Simas Ajarinvestasi! :)



SUMBER:

www.ayoksinau.com

www.finansialku.com

intannurlailiblog.wordpress.com

/www.akseleran.com