Ada Berapa sih Sektor Emiten yang ada di BEI?

Ada Berapa sih Sektor Emiten yang ada di BEI?

 

Sebagai Investor saham, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan nama-nama saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Yup, terdapat ratusan saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Namun, ratusan saham tersebut dikelompokkan menjadi 9 sektor saham saja berdasarkan jenis industrinya. Pembagian sektor saham ini penting untuk diketahui oleh investor, karena dapat digunakan sebagai acuan dalam mengelola portofolio dan memanajemen risiko. Apa sajakah sektor-sektornya? 

Berikut ini adalah 9 sektor saham di Bursa Efek Indonesia:

 

1. Sektor Agri (Pertanian)

Sektor Agri terdiri dari enam subsektor, yakni Tanaman Pangan, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, dan Lainnya.

 

2. Sektor Mining (Pertambangan)

Sektor Mining terdiri dari 5 subsektor, yakni Pertambangan Batubara, Pertambangan Minyak dan Gas, Pertambangan Logam dan Mineral, Pertambangan Batu-batuan, dan Lainnya.

 

 

3. Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)

Sektor Basic Industry mencakup subsektor Semen; Keramik, Porselen, dan Kaca; Logam dan sejenisnya; Kimia; Plastik dan Kemasan; Pakan Ternak; Kayu dan Pengolahannya; Pulp dan Kertas; dan Lainnya.

 

4. Sektor Miscellaneous (Aneka Industri)

Sesuai namanya, sektor Aneka Industri tak terfokus pada satu bidang, yaitu meliputi subsektor Mesin dan Alat Berat; Otomotif dan komponennya; Tekstil dan Garmen; Alas Kaki; Kabel; Elektronika; dan Lainnya.

 

5. Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)

Sektor ini banyak digemari oleh investor-investor pemula. Consumer Goods yang memuat banyak saham blue chip ini terdiri dari subsektor seperti Makanan dan Minuman, Rokok, Kosmetik dan Barang Keperluan Rumah Tangga lainnya yang produknya digunakan sehari-hari. 

 

 

6. Sektor Property (Properti)

Sektor ini hanya terdiri dari 3 subsektor, yaitu Properti dan Real Estat; Konstruksi Bangunan; dan Lainnya.

 

7. Sektor Infrastructure (Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi)

Tercakup oleh sektor saham ini antara lain subsektor Energi; Jalan Tol, Pelabuhan, Bandara, dan Sejenisnya; Telekomunikasi; Transportasi; Konstruksi Non Bangunan; dan Lainnya.

8. Sektor Finance (Keuangan)

Sektor saham paling berduit ini mencakup subsektor Bank, Lembaga Pembiayaan, Asuransi, dan lainnya.

 

9. Sektor Trade (Perdagangan, Jasa dan Investasi)

Segala jenis jasa ditawarkan oleh emiten yang tergolong sektor Trade, termasuk subsektor Perdagangan Besar; Perdagangan Eceran; Restoran, Hotel, dan Pariwisata; Advertising, Printing, dan Media; Kesehatan; Jasa Komputer dan Perangkatnya; Perusahaan Investasi; dan Lainnya.

-----

sumber: Bursa Efek Indonesia